Subsidi pupuk dan kepedulian pada petani

Walaupun kenaikan HPS ditunda namun Pemerintah masih merencanakan pengurangan subsidi pupuk dari Rp 18,4 triliun (0,3 persen dari produk domestik bruto/PDB) tahun 2009 menjadi Rp 11,3 triliun (0,2 persen PDB) tahun 2010. Tentu saja pengurangan subsidi tersebut akan mengakibatkan kenaikan harga pupuk ditingkat eceran atau petani hampir mendekati 80 %. Peningkatan yang sangat signifikan bagi petani.

Jika rencana pengurangan subsidi tersebut dilaksanakan  maka Pupuk urea, misalnya, akan naik dari Rp 1.200 menjadi Rp 2.000 per kilogram, Superphos dari Rp 1.550 menjadi Rp 2.100 per kg, NPK Ponska dari Rp 1.750 menjadi Rp 4.500 per kg, NPK Pelangi dari Rp 1.830 menjadi Rp 4.100 per kg, NPK Kujang Rp 1.586 menjadi 4.000 per kg, dan pupuk organik dari Rp 500 menjadi Rp 1.000 per kg.

Dalam dokumen RAPBN 2010 secara jelas disebutkan tujuan peningkatan harga eceran tertinggi pupuk itu adalah ”untuk memperkecil penyimpangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi, mencegah kelangkaan pupuk saat petani membutuhkan, dan tetap memerhatikan kepentingan petani” (halaman IV-140 Nota Keuangan dan RAPBN 2010). Tentu saja penyataan tersebut masih layak dipertanyakan apakah rencana kenaikan harga eceran tertinggi  akan menciptakan sistem subsidi input pertanian yang lebih efektif dan efisien? atau, indikasi bahwa pemerintah semakin tidak peduli terhadap kesulitan petani untuk menjangkau harga pupuk ditengah-tengah persaingan produk pertanian import yang semakin merambah pasar Indonesia ?

Tentu saja pertanyaan itu layak dilayangkan karena lonjakan angka subsidi pupuk dari Rp 6,3 triliun tahun 2007 menjadi Rp 15,2 triliun tahun 2008 yang diberikan kepada industri pupuk pada kenyataannya masih sering terjadi kelangkaan pupuk saat musim tanam. Melihat sejarah itu maka pengurangan subsidi dengan meningkatkan harga eceran belum tentu menyelesaikan kelangkaan pupuk. Pertanyaan lebih lanjut dikemanakan subsidi pupuk itu dipergunakan ?

Perihal Krisdinar
Praktisi pendidikan dan pengguna alternatif curahan ekpresi dan informasi

Jangan lupa berkomentar, sebagai penyemangat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: