Mengenal Tabulampot

Pada postingan lalu kita telah mencoba memberikan solusi bagi yang berminat berkebun sayuran namun terkendala dengan lahan yang sempit. Bagi anda yang gemar berkebun tapi lebih suka dengan tanaman tahunan tentu saja tidak disarankan untuk menggunakan teknik vertikultur.  Tanaman Buah-buahan dalam Pot atau lebih dikenal dengan Tabulampot bisa menjadi solusi bagi yang ingin berkebun buah dengan memanfaatkan lahan yang tidak luas.

Hampir semua jenis tanaman buah-buahan bisa ditanam dalam tabulampot. Seperti sawo, mangga, rambutan, jeruk, belimbing, kedondong, jambu air, nangka, salak, dan lainnya. Namun durian masih belum disarankan untuk ditabulampotkan, sebab, akar durian tidak fleksibel seperti tanaman lain.  Agar pemanfaatan lahan semakin efisien beberapa jenis alat ditempatkan tabulampot berdekatan.

Berdasarkan pengalaman para hobbiest tabulampot yang dianggap paling mudah ditanam adalah mangga dan jambu air. Sedangkan tanaman lainnya perlu ketekunan yang lebih tinggi dibandingkan dengan mangga dan jambu air.  Namun demikian tidak sedikit pula yang telah berhasil dengan men-tabulampot-kan jambu batu bangkok.

Selain itu, pada tabulampot proses berbuahnya lebih cepat dibanding tanaman biasa. Mangga tabulampot, misalnya, bisa berbuah dalam waktu sekitar tiga tahun. Sedangkan mangga   yang ditanam dikebun perlu waktu 4 hingga lima tahun. Itu karena tabulampot ditanam di tempat yang terbatas sehingga pasokan air maupun pupuk bisa diatur sesuai keinginan dan tidak tersebar ke mana-mana. Berbeda dari tanaman biasa yang ditanam di atas lahan, pasokan air dan pupuk bisa menyebar ke tempat sekitarnya sehingga kebutuhan tanaman pada dua hal itu berkurang. Pada tabulampot penyerapan air dan pupuk sampai 80 persen.

Keistimewaan lain tabulampot adalah dapat dipindah-pindah tempat sesuai dengan selera kita, tapi dengan perawatan yang tidak jauh berbeda dibandingkan dengan kebun buah yang ditanam di hamparan lahan yang luas.  Merawatnya juga tidak jauh berbeda dari tanaman biasa pemupukan, penggemburan, penyemprotan hama, dan sanitasi lingkungan. Hanya saja tabulampot perlu secara khusus dilakuakn penyiraman karena media tanam dalam [pot sangat terbatas.

Memiliki tabulampot bukan tanpa kelemahan. Karena peredaran akarnya dibatasi, otomatis kemampuan berbuahnya juga terbatas. Sebatang mangga tabulampot maksimal bisa menghasilkan buah antara lima sampai delapan untuk sekali musim panen. Berbeda dari pohon biasa yang jumlahnya bisa banyak. Kalau dipaksakan tanaman bisa tidak berbuah di musim berikutnya, atau mati. Karena itu, sebaiknya tabulampotnya banyak sehingga jumlahnya sama dengan sebuah pohon biasa.

Usia sebuah tabulampot mangga maksimal sekitar 10 tahun. Pohon mangga biasa bisa uluhan tahun. Bagi yang hobi, kendala itu tidak menjadi masalah. Banyak orang yang bisa meraih sukses dengan hobi ini. Bahkan bisa mengembangkannya hingga berbuah dalam jumlah besar. Mengurusnya sama dengan mengurus anak dengan telaten sehingga akan sukses tabulampotnya.   Agar akar tidak menempus dasar pot, sebaiknya   alas pot/drum diganjal dengan batu bata.

Perihal Krisdinar
Praktisi pendidikan dan pengguna alternatif curahan ekpresi dan informasi

5 Responses to Mengenal Tabulampot

  1. heri yuliana mengatakan:

    ass.. pa ko reperen untuk ekonomi sumberdaya nya susah di download… boleh minta link download yang lain nya gak pa? … trima kasih

    @ Heri Yuliana :
    Untuk dapat mendownload dari Scribed, kita harus menyumbang (mengupload) tulisan yang kita anggap bermanfaat bagi orang lain, bisa karya sendiri atau karya orang lain. Namun jika itu masih dianggap sulit, saya tulis link alternatif Via 4shared, ini pun tetap harus login dulu melalui account Facebook (punya toch ?)

  2. Krisdinar mengatakan:

    @ Mustaqim : terimaksih kunjungan…say sdh kunjungi blog ente..bagus blognya

  3. Anonymous mengatakan:

    thanks om ilmunya. silahkan mampir ke blog ane makalahmustaqim.blogspot.com/2010/10/dialect-and-accentdoc.html

  4. Anonymous mengatakan:

    ya,sama sama

  5. Anonymous mengatakan:

    Saya sangat tertarik dengan budi daya tabulampot, mudah-mudahan tulisan bapak selanjutnya lebih menambah wawasan saya ttg hal tersebut sehingga saya dapat mempraktekkannya, trima kasiiii.

Jangan lupa berkomentar, sebagai penyemangat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: